Teknik Terowongan

Materi Pembelajaran/Pokok Bahasan
Teaching Team
Pustaka
Materi Pembelajaran/Pokok Bahasan

  1. Pendahuluan dan rancangan terowongan : Klasifikasi terowongan berdasarkan kegunaannya, rancangan menurut Hoek dan Brown, rancangan terowongan menurut Bieniawski
  2. Rancangan terowongan : tahap perencanaan pembuatan terowongan (Bieniawski), parameter untuk rancangan terowongan
  3. Penyelidikan lapangan untuk pembuatan terowongan : klasifikasi penyelidikan lapangan, peninjauan geologi, pemetaan geologi permukaan, survei geofisika, pemboran, eskplorasi, studi mekanika batuan insitu
  4. Klasifikasi massa batuan : Tujuan klasifikasi massa batuan, klasifikasi Terzaghi, klasifikasi RMR, klasifikasi NGI, penggunaan klasifikasi massa batuan untuk merancang terowongan
  5. Metoda observasi : New Austrian Tunneling Method (NATM), metoda convergence-confinement
  6. Distribusi tegangan disekitar terowongan : distribusi tegangan dengan perilaku batuan elasto plastic, perhitungan tebal daerah plastik (Kastner)
  7. Contoh perhitungan tebal daerah plastik disekitar terowongan : perhitungan tebal daerah plastik menurut Kastner, JNR dengan studi kasus
  8. Metoda penggalian terowongan : metoda fullface, metode heading dan bench, metode drift, metode sumuran vertikal, metode pilot tunnel
  9. Penggalian terowongan dengan alat gaji mekanis : penentuan karakteristik batuan untuk pemilihan alat gali, jenis alat gali mekanis serta cara kerjanya
  10. Pemantauan di dalam terowongan : Jenis pemantauan yang dilakukan di dalam terowongan (convergence, borehole extensometer)

Teaching Team
Pustaka

  1. Bieniawski, Z.T., Rock Mechanics Design in Mining and Tunneling, A.A. Balkema, Rotterdam, 1984.
  2. Bieniawski, Z.T., Engineering Rock Mass Classification, John Wiley & Sons, New York, 1989.
  3. Szechy, The Art of Tunneling, Akademiai Kaido, 1973.
  4. Made Astawa Rai, Diktat Teknik Terowongan, Jurusan Teknik Pertambangan, FTM-ITB, 1994